DPP-FKMB Desak APH Betuk Tim Pemeriksaan Kasus Dugaan Pungutan Program JUT di Pandeglang Beritarh


PANDEGLANG, KabarViral79.Com – Jalan Usaha Tani (JUT) merupakan akses infrasuktur yang dibangun untuk meningkatkan produktifitas petani, membantu meningkatkan perekonomian masyarakat petani, melalui  dana yang berasal dari Asian Developent Bank (ADB) yang turunkan untuk usaha tani pertanian bibit-bibitan.

Peningkatan JUT yang dilaksanakan secara langsung oleh kelompok tani swakelola (dikerjakan tanpa mengunakan jasa pemborong). Selaku kuasa pengguna anggaran adalah para kelompok. Ini sudah barang tentu harus sesuai dengan penggunaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang digunakan, dan mengikuti petujuk teknis (Juknis) yang sudah diatur.

Adanya program JUT di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, tentunya para kelompok tani menyambut program itu dengan sangat senang dan berbahagia. Namun kelompok tani yang mendapatkan program JUT, bagaikan buah simalakama, yakni harus menelan pil pahit. 

Mereka harus mengerjakan kegiatan tersebut dengan tepat waktu, harus sesuai dengan RAB dan harus menjaga kualitas yang baik. Sementara dengan anggaran senilai Rp.100 juta, diduga mereka juga harus menyetorkan sebesar Rp 30 persen kepada oknum Dinas Pertanian.


Berdasarkan hasil investigasi dan konfirmasi awak media dan Anggota Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Masyarakat Banten (DPP-FKMB).

Hal ini seperti disampaikan Bahrudin seluku Ketua Infestigasi dalam dokumentasi vidio dan rekaman suara beberapa kelompok mebenarkan adanya pungutan tersebut.

Ketua Umum DPP-FKMB, Iwan Setiawan menyayangkan adanya oknum yang mengatasnamakan Dinas Pertanian yang diduga melakukan pungutan kepada para Kelompok Tani, dengan dalih untuk Konsultan dan Dinas. 

“Kami meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Polda Banten dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, untuk membetuk tim pemeriksaan terkait adanya dugaan pungutan dalam program JUT di Kabupaten Pandeglang. Kami meminta agar segera melakukan pemeriksaan kepada pihak-pihak terkait, di antaranya oknum pelaku pungutan yang mengatasnamakan Dinas Pertanian dan Konsultan. Kami juga meminta kepada tim pemeriksa agar mengusut tuntas. DPP FKMB terus akan mengawal terkait adanya pungutan tersebut,” pungkasnya. (*/red)



from KabarViral79.Com https://ift.tt/L8DITfG
via Beritarh

Posting Komentar

0 Komentar